Jawaban masih banyak kita yang berbuat keji, padahal setiap hari mendirikan shalat - LELAKI ZENITH
News Update
Loading...

Jumat, 01 Mei 2020

Jawaban masih banyak kita yang berbuat keji, padahal setiap hari mendirikan shalat


Jawaban singkat padat jelasnya, menurut saya cuk karena kita tidak benar benar tau siapa yang kita sembah saat shalat. Jadilah shalat kita hanya sekedar rukuk sujud belaka. Coba kalau kita benar-benar tau. Saya yakin, ayat yang mengatakan inna shalati tatanha anil fahsya iwal mungkar itu benar-benar teruwujud menjadi prisai bagi diri kita yang ingin berbuat keji.

Lalu masalahnya apa?

Mengapa banyak dari kita yang tidak benar-benar tau siapa yang kita sembah.

Coba deh ingat ingat

Sewaktu otak kita ini masih suci sucinya. Sewaktu hati kita ini belum terisi apappun. Sewaktu kita masih kecil. Oleh Orang orang tua kita, Kita selalu dicekokin bagaimana cara menyembah tuhan, cara berkomunikasi dengannya. Bukan benar-benar memperkenalkan siapa dia dan bagimana dzat yang kita sembah itu.

Ya gk heran.

Abis subuh pantengin mia khalifa. Abis dhuhur pelototin lisa ann. Abis ashar, intip serial jordi el nino.

Dengan kata lain. Tuhan yang kau sembah  saat shalat itu kalah pamor dengan orang orang yang saya sebutkan tadi. Ya itu tadi. Karena kita tidak benar-benar mengenal Tuhan. Coba kalau kita benar kenal.

Mari sebentar Kita  beljar sejarah, bagaimana di awal2 islam itu di dakwahkan oleh Muhammad Bin Abdulloh. Muhammad bin Abdulloh ketika memperkenalkan dan mengajarkan islam kepada Khadijah, kepada ali, kepada imran, kepada abu bakar dan kepada orang orang  yang pertama kali masuk islam itu. Tidak pernah diperkenalkan cara terlebih dahulu. Tapi diperkenal siapa Dia yang maha satu itu.

Mereka Tidak diajarkan bagaimana cara shalat diawal awal. Tapi diperkenalkan ini lho Tuhan Tunngal yang patut disembah itu. Yang memiliki segala kuasa dan tahta. Baik yang berada di langit dan bumi. Yang maha pengasih lagi maha penyayang.

Nanti setelah belasan tahun. Setelah mereka benar-benar mengenal Tuhan yang satu. Barulah orang-orang itu diberitau cara berkomunikasi dengan Tuhan yang mereka sembah.?
Satu lagi cuk !

Jika kita sduah kenal denga yang kita sembah. Komunikasi kita jadi enak. Ya malu sendiri kita untuk berbuat yang tidak tidak. Minimal kita akan ingat. Oh sesembahan saya itu maha melihat.
Kata rumi,

Sesuatu membuka sayap kita
Sesuatu melenyapkan kebinasaan dan luka
Seseorang mengisi cangkir di hadapan kita
Kita hanya hanya mampu merasakan kesucian

Apa kaitannya dengan bahasan kita dari tadi.
Tidak ada bro.
Kita ngegas di video selanjutnya
Sampai jumpa..


Terakhir. Pak bu , teman-teman dan orangtua2 kami yang baik.  Jika punya  adik yang masih kanak. Jika punya anak yang masih kecil. Perbanyak lah memperkenalkan siapa tuhan yang harus mereka sembah. Nanti jika mereka sudah kenal. Barulah mereka diajar bagaimana cara berkomunikasi dengannya.


Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done