Tafsir Puisi Sufi Maulana Jalaluddin Rumi #002 - LELAKI ZENITH
News Update
Loading...

Senin, 20 April 2020

Tafsir Puisi Sufi Maulana Jalaluddin Rumi #002

Isak Harry Project (YouTube)

Sepasang kekasih tidak bertemu di suatu tempat pada akhirnya. Mereka telah berada dalam diri satu sama lain. Kata rumi

Dalam puisi ini cuk ! rumi ingin bilang. Bahwa engkau dengan kekasihmu. Dengn tuhanmu. Tidak membutuhkan tempat apapun untuk bertemu. Tidak membutihkan gereja. Tidak membutuhkan vihara. Tidak membutuhkan masjid. Tidak membutuh ka’bah. Bahkan tidak membutuhkan syurga sekalipun.

Sebab, dahulu  ketika bercakap cakap denganNya di zaman azali. Ia secara sengaja telah menitipkan dirinya dalam diri kita. Ia telah membenamkan dirinya ke dalam diri kita dalam bentuk lain. Apa itu; cint.

Cinta, cuk ! Tidak membutuhkan tempat untuk bertemu dengan kita. Ia hanya butuh kesadaran. Tapi sayangnya, kesadaran kesadaran  itu. Telah menipis oleh banyaknya penghalang dalam diri kita. Padahal antara engkau dan tuhanmu. Telah berada dalam diri satu sama lain.

Saya berikan contoh cuk !
Kamu menulis sebuah puisi. Dengan segala daya cipta, karya dan karsamu. Ketika menulis sebuah puisi itu, Cuk. kamu titipkan sebagian diri kamu secara tidak sadar. Baik dalam bentuk pemikiran maupun rasa.

Cuk ! Pemikiran dan rasa yang kamu tiitpkan dalam puisi itu. Adalah sebagian dari diri kamu sendiri.
Begitu juga tuhan.

Ketika berkata kun fayakun, jadilah. Maka jadilah kamu. Kamu itu cuk. Adlaah puisi tuhan yang paling indah. Artinya ketika ia menciptakanmu. Ia titipkan sebgaian dirinya yang maha indah dalam diri kamu. Seperti ketika kamu membuat puisi itu lho cuk.

Kemudian, Semua orang juga tau. Memaknai sebuah puisi itu tidak mudah. Ia Butuh pengalaman, ia butuh ilmu pengetahuan,ia  juga butuh ilmu rasa yang luas.  

Tapi kamu jangan kawatir cuk. Nanti setelah kamu mampu memaknai puisi tuhan yang maha indah itu. Konsekuesinya adalah kamu akan mengenal siapa pencipta puisi maha indah itu. Dengan kata lain, jika kamu benar-benar mengenal dirimu. Kamu akan benar-benar mengenal tuhanmu.
.
Makanya rumi berkata,
Sepasang kekasih tidak bertemu pada akhirnya, mereka telah selalu berada dalam diri satu sama lain.

Kita ngegas di video selanjutnya
Sampai jumpa.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done